Home » Posts filed under Harian
Bunda Reinha
in
Harian
- on 5/29/2014
- No comments
Film Dokumenter Bunda Reinha
Sekilas tentang Bunda Reinha
Pemuda bernama Resiona menemukan sebuah patung di tepi pantai Larantuka,
Flores Timur, 500 tahun lalu. Diduga, patung itu berasal dari kapal
Portugis yang karam. Tuan Ma, begitu penduduk setempat menyebut patung
tersebut. Mereka sangat menghormati Tuan Ma; memuja dan mempersembahkan
saji-sajian saat panen.
Beberapa tahun kemudian Misionaris
Katolik masuk ke Larantuka. Warga menunjukkan keberadaan Tuan Ma kepada
para Misionaris. Ternyata Tuan Ma yang punya arti Tuan dan Mama adalah
Patung Reinh Reinha Rosari. Reinha Rosario dikenal juga sebagai patung
Mater Dolorosa atau Bunda Maria Berdukacita atau Mater Misericordia.
Sejak itulah Bunda Maria dipercaya sebagai Misionaris pertama di
Larantuka.
Iman dan kepercayaan penduduk Larantuka selama
beratus-ratus tahun terlihat dalam ritual devosi yang sangat unik,
terutama menjelang Paskah. Film ‘Bunda Reinha’ bukan sekedar menampilkan
rekaman ritual keagamaan 'Semana Santa' atau 'Pekan Suci' yang jadi
tradisi umat Katolik mengenang perjalanan sengsara, wafat dan bangkitnya
Yesus Kristus. Sebuah prosesi bernuansa Portugal yang telah berlangsung
selama 500 tahun. 'Bunda Reinha' memperlihatkan kekayaan budaya
Larantuka dan keragaman Indonesia.Filem nya Bisa Download :
DISINI
Sekilas Sejarah Patung Tuan Ma
Dalam tradisi gereja Katolik di Flores Timur, khusunya di Larantuka,
ibukota Kabupaten Flores Timur, hari Kamis Putih merupakan hari suci
untuk melakukan kegiatan “tikan turo” atau menanam tiang-tiang lilin
sepanjang jalan raya yang menjadi rute Prosesi Jumat Agung pada keesokan
harinya (10/4).
Pada siang hari Kamis Putih itu, Larantuka yang populer dengan
sebutan kota Reinha Rosari itu, hening mencekam karena sedang dilakukan
kegiatan “tikan turo” oleh para mardomu (semacam panitia kecil yang
telah melamar jauh sebelumnya menjadi pelayan) sesuai promesanya
(nasar).
Ketika itu juga, aktivitas di kapela Tuan Ma (Bunda Maria) dimulai
dengan upacara “Muda Tuan” (pembukaan peti yang selama setahun ditutup)
oleh petugas conferia (sebuah badan organisasi dalam gereja) yang telah
diangkat melalui sumpah.
Arca Tuan Ma kemudian dibersihkan dan dimandikan lalu dilengkapi
dengan busana perkabungan berupa sehelai mantel warna hitam, ungu atau
beludru biru.
Umat Katolik yang hadir pada saat itu diberi kesempatan untuk berdoa,
menyembah, bersujud mohon berkat dan rahmat, kiranya permohonan itu
dapat dikabulkan oleh Tuhan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria (Per
Mariam ad Jesum).
Sesuai tradisi, keturunan raja Larantuka Diaz Vieira Godinho yang
membuka pintu Kapela Tuan Ma yang terletak di bibir pantai Larantuka
itu.
Setelah pintu kapela dibuka, umat setempat serta para peziarah
Katolik dari berbagai penjuru NTT dan nusantara serta manca negara mulai
melakukan kegiatan “cium kaki Tuan Ma dan Tuan Ana” dalam suasana
hening dan sakral.
Sejarah Larantuka sendiri, tidak lepas dari kedatangan bangsa
Portugis dan Belanda, yang masing-masing membawa misi yang berbeda-beda
pula.
Bangsa Portugis membawa warna tersendiri bagi perkembangan sejarah
agama Katolik di Flores Timur, yang meliputi Pulau Adonara, Solor dan
juga Lembata yang telah berdiri sendiri menjadi sebuah daerah otonom
baru.
Kala itu, konon, orang Portugis yang membawa seorang penduduk asli
Larantuka bernama Resiona (menurut cerita legenda adalah penemu patung
Mater Dolorosa atau Bunda Yang Bersedih ketika terdampar di Pantai
Larantuka) ke Malaka untuk belajar agama.
Ketika kembali dari Malaka, Resiona membawa sebuah patung Bunda
Maria, alat-alat upacara liturgis dan sebuah badan organisasi yang
disebut Conferia, mengadakan politik kawin mawin antara kaum awam
Portugis dengan penduduk setempat.
Pada 1665, Raja Ola Adobala dibaptis atau dipermandikan dengan nama
Don Fransisco Ola Adobala Diaz Vieira de Godinho yang merupakan tokoh
pemrakarsa upacara penyerahan tongkat kerajaan berkepala emas kepada
Bunda Maria Reinha Rosari.
Setelah tongkat kerajaan itu diserahkan kepada Bunda Maria, Larantuka
sepenuhnya menjadi kota Reinha dan para raja adalah wakil dan abdi
Bunda Maria.
Pada 8 September 1886, Raja Don Lorenzo Usineno II DVG, raja ke-10
Larantuka, menobatkan Bunda Maria sebagai Ratu Kerajaan Larantuka. Sejak
itulah, Larantuka disebut dengan sapaan Reinha Rosari.
Pada 1954, Uskup Larantuka yang pertama, Mgr Gabriel Manek SVD
mengadakan upacara penyerahan Diosis Larantuka kepada Hati Maria Yang
Tak Bernoda.
Selama empat abad lebih, tradisi keagamaan tersebut tetap saja melekat dalam sanubari umat Katolik setempat.
Pengembangan agama Katolik di wilayah itu, tidak lepas dari peranan
para Raja Larantuka, para misionaris, peranan perkumpulan persaudaraan
rasul awam (conferia), dan peranan semua Suku Semana serta perananan
para Kakang (Kakang Lewo Pulo) dan para Pou (Suku Lema).
Contoh ritual yang terus dilakukan tiap tahun hingga saat ini adalah
penghayatan agama popular seputar “Semana Santa” dan Prosesi Jumad Agung
atau “Sesta Vera”.
Kedua ritual ini dikenal sebagai “anak sejarah nagi” juga sebagai ’gembala tradisi’ di tanah nagi-Larantuka.
Ritual tersebut merupakan suatu masa persiapan hati seluruh umat
Katolik secara tapa, silih dan tobat atas semua salah dan dosa, serta
suatu devosi rasa syukur atas berkat dan kemurahan Tuhan yang diterima
umat dari masa ke masa dalam setiap kehidupannya.
Doa yang didaraskan, pun lagu yang dinyanyikan selama masa ini menggunakan bahasa Portugis dan Latin.
Semana Santa (masa pekan suci) adalah istilah orang nagi Larantuka
mengenai masa puasa 40 hari menjelang hari raya Paskah yang diwarnai
dengan kegiatan doa bersama (mengaji) pada kapela-kapela (tori) dan
dilaksanakan selama pekan-pekan suci.
Doa bersama Semana Santa diawali pada hari Rabu Abu (permulaan masa
puasa) sampai dengan hari Rabu Trewa. Orang nagi Larantuka memaknai masa
Semana Santa sebagai masa permenungan, tapa, sili dosa dan tobat yang
dimulai dari hari Rabu atau disebut Rabu Trewa sehari menjelang Kamis
Putih.
Hari ini merupakan hari penutupan Semana Santa. Selain doa dan
mengaji di kapela-kapela, pada sore hari diadakan lamentasi (Ratapan
Nabi Yeremia) di gereja Katedral Larantuka.
Lamentasi dilakukan menurut ritus Romawi jaman dahulu. Pada saat ini,
Larantuka menjadi “Kota berkabung, sunyi senyap, tenang, jauh dari
hingar bingar, konsentrasi pada kesucian batin dan kebersihan hidup.
Sehari setelah Kamis Putih yang bertepatan dengan pelaksanaan pemilu
legislatif pada 9 April 2009, dilanjutkan dengan Prosesi Jumat Agung
dalam bentuk perarakan menghantar jenasah Yesus Kristus yang memaknai
Yesus sebagai inti, sedangkan Bunda Maria adalah pusat perhatian, Bunda
yang bersedih, Bunda yang berduka cita (Mater Dolorosa).
Pada hari Jumat pagi sekitar pukul 10:00 Wita, ritus Tuan Meninu
(Arca Yesus) dari Kota Rewido digelar. Setelah berdoa di kapela, Tuan
Meninu diarak lewat laut dengan acara yang semarak nan sakral.
Prosesi laut melawan arus ini berakhir di Pante Kuce, depan istana
Raja Larantuka dan selanjutnya diarak untuk ditakhtakan pada armada Tuan
Meninu di Pohon Sirih.
Arca Tuan Ma pun diarak dari kapela-Nya menuju Gereja Kathedral. Pada
sore hari pukul 15:00 Wita, patung Tuan Missericordia juga diarak dari
kapela Missericordia Pante Besar menuju armidanya di Pohon Sirih.
Dalam pelaksanaannya, perjalanan prosesi mengelilingi Kota Larantuka
menyinggahi delapan buah perhentian (armida), yakni Armida
Missericordia, Armida Tuan Meninu (armada kota), Armida St. Philipus,
Armida Tuan Trewa, Armida Pantekebi, Armida St. Antonius, Armida Kuce
dan Armida Desa Lohayong.
Urutan armida ini menggambarkan seluruh kehidupan Yesus Kristus mulai
dari ke AllahNya (Missericordia), kehidupan manusiaNya dari masa Bayi
(Tuan Meninu), masa remaja (St. Philipus) hingga masa penderitaanNya
sambil menghirup dengan tabah dan sabar seluruh isi piala penderitaan
sekaligus piala keselamatan umat manusia.
Pada Sabtu yang dikenal sebagai Sabtu Alleluya, umat Katolik mengarak
kembali Tuan Ma dan Tuan Ana dari Gereja Katedral untuk disemayamkan di
kapelanya masing-masing. Demikian pun halnya dengan patung Tuan
Missericordia dan Tuan Meninu diarak dari armidanya kembali ke
kapelanya.
Ketika tibanya Minggu Paskah, dilangsungkan upacara ekaristi di
gereja masing-masing. Selesai perayaan ekaristi, patung Maria Alleluya
diarak kembali ke kapela Pantekebis setelah pentakhtaan patung Maria
Alleluyah, dilakukan sebuah upacara yang disebut “sera punto dama” dari
para mardomu pintu Tuan Ma dan Tuan Ana yang lama kepada yang baru.
Tradisi keagamaan di Flores Timur yang sudah berlangsung ratusan tahun itu sampai sekarang masih tetap terus dipertahankan. ****
NTT's traditional culiner - SEI
in
Harian
- on 5/08/2013
- No comments
Beberapa menit yang lalu, saya memiliki keinginan untuk memperkenalkan makanan tradional favorit daerah asalku NTT yaitu SEI kepada pacarku. namun, berhubung niat untuk mengolah bahasa sendiri tentang SEI dan merangkumkannya sebagai penjelasan kepada pacarku sedang minim, maka dengan senang hati saya pun berniat untuk meng copy-paste saja data mengenai SEI yang sudah ada dari penulis terdahulu yang cinta akan NTT ini. benar saja banyak penjelasan yang saya temukan mengenai SEI saat searching di google. dan saya ambil untuk di forward di sini penjelasan tentang SEI tadi.
heiy pacar....,,,baca nih...
ini loh SEI...kapan2 kita berkunjung ke kampung halaman, saya ajak deh untuk nyicipi..
untuk sekarang cukup dibayangkan dulu yahh...heheheeheeee....
ini loh SEI...kapan2 kita berkunjung ke kampung halaman, saya ajak deh untuk nyicipi..
untuk sekarang cukup dibayangkan dulu yahh...heheheeheeee....
"Sei" Kupang Menggoda Rasa Lidah sampai Australia
Penulis : | Senin, 12 Oktober 2009 | 15:36 WIB
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA
Hidangan daging sei yang diasapi di Rumah Makan Sei Petra di
Jalan Bundaran Peu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/10).
Pengunjung rumah makan tersebut dapat menikmati hidangan daging sei,
nasi, kuah sei, dan minuman.
Sei, bahasa daerah Rote, artinya daging yang disayat dalam ukuran kecil memanjang, lalu diasapi dengan bara api sampai matang. Sei adalah makanan khas suku Rote yang kemudian merambah selera masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari tahun 1981 hingga 2006 hanya terdapat satu rumah makan (RM) daging sei di Baun, 25 kilometer (km) arah utara Kota Kupang. Pada tahun 2007 muncul lagi satu RM Sei Petra di Oebufu, Kota Kupang. Warung makan ini setiap hari, dari pukul 09.00 hingga pukul 16.00 Wita, dipadati masyarakat Kota Kupang dan tamu-tamu dari luar.
Pemilik RM Sei Petra, Helda Manafe Pellondou (37), di Kupang, Sabtu (10/10), mengatakan, bahan baku sei biasanya daging babi atau sapi. Namun, mayoritas masyarakat NTT lebih suka mengonsumsi sei babi, maka sei babi menjadi pilihan utama. Mereka menilai lemak daging sapi lebih berbahaya bagi kesehatan dibanding lemak babi.
”Di RM Petra ini setiap hari saya potong tiga ekor babi dengan berat keseluruhan 100 hingga 150 kilogram. Sampai pukul 16.00 Wita, semua daging sei itu terjual habis. Hari Natal dan Tahun Baru, babi yang dibutuhkan sampai 10 ekor, dengan berat masing-masing 40 hingga 70 kilogram,” kata Helda.
Harga satu porsi sei babi dan nasi Rp 12.000, sementara 1 kg sei babi Rp 100.000. Biasanya, para konsumen datang dalam kelompok, dari anak-anak sampai orangtua, dari masyarakat kampung hingga orang berdasi.
Selain makan, mereka juga membeli untuk anggota keluarga di rumah atau oleh-oleh bagi keluarga atau teman di luar NTT. Setiap warga baru selalu kembali dari Kupang membawa oleh-oleh sei itu. Sei itu bertahan sampai tiga hari, tetapi jika dalam alat pembeku bisa bertahan sampai beberapa bulan.
Sei sapi biasanya disediakan khusus CV Aldia yang memiliki tiga toko penjualan sei, termasuk di Bandara Kupang. CV Aldia menyediakan puluhan segmen daging, seperti sei, daging segar, kulit, bakso, tulang, dan jeroan. Aldia tidak menyediakan sei asap dalam jumlah banyak, kecuali daging dan tulang segar. Aldia telah mendapat sertifikat halal dari MUI pada 2007.
Menurut Helda, jumlah tenaga yang dipekerjakan 20 orang, tetapi jumlah itu masih kurang sehingga warung Petra tidak buka sampai malam. Sumber daya pekerja masih rendah, semua urusan, dari belanja bumbu sampai proses pengasapan, pun tetap dikontrol Helda.
”Saya lulusan sekolah kepandaian putri di Kupang, yang antara lain memperkenalkan masakan tradisional dari beberapa daerah, termasuk masakan khas Rote, yakni sei babi atau sapi. Sei ini tidak asing bagi masyarakat Kota Kupang atau masyarakat Rote. Saya hanya meningkatkan dengan memadukan beberapa jenis bumbu dan cara memasaknya,” kata Helda.
Ibu tiga putra ini mengaku masih berkonsentrasi pada RM Petra, sambil mencari peluang membuka warung makan serupa di lokasi lain di Kota Kupang. Setelah sukses di Kupang, ia akan membuka beberapa warung makan sei di kabupaten lain, seperti Kefamenanu, Atambua, Baa, Soe, Ende, Maumere, dan Larantuka.
Selain itu, beberapa pengusaha dari Surabaya memintanya mengirim setiap hari sei babi 50 kg khusus untuk kompleks permukiman China. Demikian pula pengusaha NTT di Batam, mengajaknya membuka warung makan sei di Batam.
Akhir September 2008, Helda didatangi pengusaha dari Australia, setelah sebelumnya orang Australia itu mencicipi sei di RM Petra milik Helda. Pengusaha itu mengajak Helda membuka usaha sei babi di Darwin, tetapi ia berkeberatan. Pengusaha Australia itu kemudian menawarkan kerja sama dengan Helda, yaitu membuka peternakan babi di Kupang. Daging sei yang dikelola atas kerja sama pengusaha Australia itu dikirim ke sejumlah warung makan di Australia. Namun, tawaran itu belum dilayani Helda.
Istri Ande Manafe (40) ini mengatakan, campuran bumbu sama seperti jenis masakan pada umumnya, hanya sei atau babi ditambah madu Timor sehingga terasa lebih gurih, manis, dan lezat. Cara mengasapi sei pun hanya menggunakan kayu kusambi selama 5-9 jam.
Anton Nope (33), pekerja di RM Sei Baun, mengatakan, tiap hari RM Sei Baun memotong 16 ekor babi dengan berat 30-70 kg per ekor. Masakan RM Sei Baun sebagian besar dikirim ke pelanggannya yang memesan, termasuk warga di Surabaya.
”Orang mengatakan sei itu dibakar, tetapi sesungguhnya diasapi sehingga rasanya gurih, lezat, dan nikmat,” kata Nope.
Sumber :
Kompas Cetak
Puisi : Tuhanlah Jawaban
Ini adalah hasil Pencurian kedua ku hari ini. lagi-lagi aku curi dari blog Pacarku..
Puisi asli, KW 1 buatan my darling :D :D
Monggo disimakkkk bro sis...
TUHANLAH JAWABAN
Tanah bs mnjadi
saksi hidup bgiq.
q dpt mncoretkn sgala rhasia diprmukaannya
Namun,
takda respon yg q dpt ktika q sdang brkisah pd tanah.
q bralih pd alam
Wow
alam mnjwab
ksejukannya,mnenangkn utk brkisah,
hmmmn,syahdu rasanya brbicra dgn alam
Tapi
msi ada yg trganjal
q cba utk brbagi dgn sesamaq
woww,
sesamaq mmbrikan jwaban lbh dr alam bri
Hanya sja,q mrasa blum bgtu brbeda
Sesamaq tdk mngerti seutuhnya.
Bhkn kalaupun mngerti,mrka trkesan jau lbh tau dr pribdiq
Akkh!
q tak prcya mrka
mgkin lbh baik jk hnya trsimpan di dlm hati.
Tapi
hatiq tdk skuat itu.
srasa bgtu sesak
ingin meluappp.
q dorong dgn kdua blah tlapak tanganq utk mnahan luapannya
mata pun trut trkatup
brdiam dri utk mncri
scercah kdamaiaan, sbgai tanggul hati
heiy,
ada suara di dlm sni
trdngar sbuah kata
namun masih samar
q bebaskn diri utk dipimpin suara hati
Saat q mrasa bgtu brserah prcaya,kata itu pun trasa smakin nyata
TUHAN,
TUHAN,
Bgitula suara hati brkta
ini aq Tuhan
ini aq dgn sgla ksesakanku
bebaskan aq,
agar q mdpat damai
q tak lg prgi
kpda tanah
pd alam
atw sesama
q akn dtg pdMU
hati trasa bgtu trpulihkan
tak ada lg sesak
snyum q pun mrekah
hati damai,
dan bibir tak brhenti brkata
TRIMAKASIH TUHAN
Puisi asli, KW 1 buatan my darling :D :D
Monggo disimakkkk bro sis...
TUHANLAH JAWABAN
Tanah bs mnjadi
saksi hidup bgiq.
q dpt mncoretkn sgala rhasia diprmukaannya
Namun,
takda respon yg q dpt ktika q sdang brkisah pd tanah.
q bralih pd alam
Wow
alam mnjwab
ksejukannya,mnenangkn utk brkisah,
hmmmn,syahdu rasanya brbicra dgn alam
Tapi
msi ada yg trganjal
q cba utk brbagi dgn sesamaq
woww,
sesamaq mmbrikan jwaban lbh dr alam bri
Hanya sja,q mrasa blum bgtu brbeda
Sesamaq tdk mngerti seutuhnya.
Bhkn kalaupun mngerti,mrka trkesan jau lbh tau dr pribdiq
Akkh!
q tak prcya mrka
mgkin lbh baik jk hnya trsimpan di dlm hati.
Tapi
hatiq tdk skuat itu.
srasa bgtu sesak
ingin meluappp.
q dorong dgn kdua blah tlapak tanganq utk mnahan luapannya
mata pun trut trkatup
brdiam dri utk mncri
scercah kdamaiaan, sbgai tanggul hati
heiy,
ada suara di dlm sni
trdngar sbuah kata
namun masih samar
q bebaskn diri utk dipimpin suara hati
Saat q mrasa bgtu brserah prcaya,kata itu pun trasa smakin nyata
TUHAN,
TUHAN,
Bgitula suara hati brkta
ini aq Tuhan
ini aq dgn sgla ksesakanku
bebaskan aq,
agar q mdpat damai
q tak lg prgi
kpda tanah
pd alam
atw sesama
q akn dtg pdMU
hati trasa bgtu trpulihkan
tak ada lg sesak
snyum q pun mrekah
hati damai,
dan bibir tak brhenti brkata
TRIMAKASIH TUHAN
Kenali Pribadi Diri Anda Lebih Dalam
in
Harian
- on 5/03/2013
- 4 comments
Tulisan ini saya copas dari akun pacar saya dan saya post di sini (hehehehheheee)
Moga bisa bermanfaat yahh pencurianku kali ini..
>Selamat Membaca<
"Pada dasarnya manusia dilahirkan dengan sifat dan ciri yang berbeda-beda. Perbedaan di masing-masing individu kecap sekali menimbulkan perselisihan dan pergesekan karakter. menyadari hal ini, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu dimana posisi kita dan sifat2 kita secara garis besar dan sifat2 orang2 yang berda di seitar kita. Ketika kita mengerti bagaimana karakter seseorang, pastinya kita pun sidikitnya tahu meminimalisir tindakan atau ucapan kita yang bisa menimbulkan perselisihan dengan orang tersebut.
Dari sekian banyak tipe Kepribadian yang saya temukan di google, penjelasan berikut inilah yang lebih mengena bagi saya untuk mengenal pribadi sesama secara general.
Berikut isi Kutipan Artikel yang saya temukan dari http://mediaonlinenews.com/pengembangan-diri/4...
Check it out Guyssssss.....
U should Read This!!!!!!!!!!!!
Menurut Buku Personality Plus karangan Florence Littauer ada beberapa sifat atau karakter manusia. Nah, mungkin dengan mengenal sifat ini maka kita bisa mengenali diri kita sendiri untuk selanjutnya memahami watak orang lain di sekitar kita.
Menurut Littauer, sifat dan watak manusia itu ada empat macam. Pertama, Koleris (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur). Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain). Ketiga, melankolis (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya). Keempat, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).
Nah ini cara sederhana memahami keempat watak dasar manusia itu :
KOLERIS
Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar bukan dengan cara orang lain. Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Koleris ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.
tambahan dari saya: tipe koleris adalah tipe yang cenderung perfectionist dalam melakukan suatu pekerjaan. tipe2 seperti ini umumya bisa kita jumpai pada pribadi seorang pemimpin. sifat bossy seolah melekat di diri individu ini.
SANGUIN
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya ? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu. Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.
Tambahan dari saya: Sanguin ini adalah orang yang ceria. yang dalam
menghadapi suatu permasalahan dengan senyuman (seolah tidak terasa
sebagai beban) atau bisa dikatakan orangnya sangat easy going, tidak mau
menganggap terlalu serius suatu permasalahan.
MELANKOLIS
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolis akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi dan charming.
PLEGMATIS
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian. Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
Tambahan dari saya sebagai orang yang plegma: kelemahan yang saya
rasakan, saya memang kurang termotivasi untuk melakukan hal-hal yang
baru. Sanagat memerlukan seseorang lain untuk melakukan tugas itu untuk
ku (memotivasi diriku). ketika merasa sangat bersemangat maka pada saat
itu memang saya sangat bersemangat mengerjakannya, namun setelah
beberapa saat menjelang, semangat itu pun bisa luntur dan saya
memerlukan orang lain lg untuk memotivasi saya.
Saya juga orang yang cukup santai dalam menghadapi segala sesuatu,dalam artian saya bukan orang yang panikan jg. cenderung flat lah expresinya. dan saya orang yang sangat tidak mau untuk direpotkan, untuk itu sebisa mungkin saya juga tidak merepotkan orang lain.
Bagaimana dengan Anda?
Termasuk Pribadi yang manakah Anda?????????
Kalau saya menyimpulkan, saya itu......,sekitar 65 % Plegmatis, Sekitar 20% melankolis, dan sisanya tipe Sanguin dan Koleris...
Semoga dengan ini, kita jadi lebih mengerti sekitar kita, agar perselisihan antar sesama bisa terhindarkan..
Senyummmmmm Semangatttt Guuuyyyyyysssssssss

Moga bisa bermanfaat yahh pencurianku kali ini..
>Selamat Membaca<
"Pada dasarnya manusia dilahirkan dengan sifat dan ciri yang berbeda-beda. Perbedaan di masing-masing individu kecap sekali menimbulkan perselisihan dan pergesekan karakter. menyadari hal ini, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu dimana posisi kita dan sifat2 kita secara garis besar dan sifat2 orang2 yang berda di seitar kita. Ketika kita mengerti bagaimana karakter seseorang, pastinya kita pun sidikitnya tahu meminimalisir tindakan atau ucapan kita yang bisa menimbulkan perselisihan dengan orang tersebut.
Dari sekian banyak tipe Kepribadian yang saya temukan di google, penjelasan berikut inilah yang lebih mengena bagi saya untuk mengenal pribadi sesama secara general.
Berikut isi Kutipan Artikel yang saya temukan dari http://mediaonlinenews.com/pengembangan-diri/4...
Check it out Guyssssss.....
U should Read This!!!!!!!!!!!!
Menurut Buku Personality Plus karangan Florence Littauer ada beberapa sifat atau karakter manusia. Nah, mungkin dengan mengenal sifat ini maka kita bisa mengenali diri kita sendiri untuk selanjutnya memahami watak orang lain di sekitar kita.
Menurut Littauer, sifat dan watak manusia itu ada empat macam. Pertama, Koleris (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur). Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain). Ketiga, melankolis (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya). Keempat, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).
Nah ini cara sederhana memahami keempat watak dasar manusia itu :
KOLERIS
Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar bukan dengan cara orang lain. Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Koleris ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.
tambahan dari saya: tipe koleris adalah tipe yang cenderung perfectionist dalam melakukan suatu pekerjaan. tipe2 seperti ini umumya bisa kita jumpai pada pribadi seorang pemimpin. sifat bossy seolah melekat di diri individu ini.
SANGUIN
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya ? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu. Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.
Tambahan dari saya: Sanguin ini adalah orang yang ceria. yang dalam
menghadapi suatu permasalahan dengan senyuman (seolah tidak terasa
sebagai beban) atau bisa dikatakan orangnya sangat easy going, tidak mau
menganggap terlalu serius suatu permasalahan.
MELANKOLIS
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolis akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi dan charming.
PLEGMATIS
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian. Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
Tambahan dari saya sebagai orang yang plegma: kelemahan yang saya
rasakan, saya memang kurang termotivasi untuk melakukan hal-hal yang
baru. Sanagat memerlukan seseorang lain untuk melakukan tugas itu untuk
ku (memotivasi diriku). ketika merasa sangat bersemangat maka pada saat
itu memang saya sangat bersemangat mengerjakannya, namun setelah
beberapa saat menjelang, semangat itu pun bisa luntur dan saya
memerlukan orang lain lg untuk memotivasi saya.
Saya juga orang yang cukup santai dalam menghadapi segala sesuatu,dalam artian saya bukan orang yang panikan jg. cenderung flat lah expresinya. dan saya orang yang sangat tidak mau untuk direpotkan, untuk itu sebisa mungkin saya juga tidak merepotkan orang lain.
Bagaimana dengan Anda?
Termasuk Pribadi yang manakah Anda?????????
Kalau saya menyimpulkan, saya itu......,sekitar 65 % Plegmatis, Sekitar 20% melankolis, dan sisanya tipe Sanguin dan Koleris...
Semoga dengan ini, kita jadi lebih mengerti sekitar kita, agar perselisihan antar sesama bisa terhindarkan..
Senyummmmmm Semangatttt Guuuyyyyyysssssssss


