Grace Unplugged 2013 Soundtrack

pada kali ini, saya akan membagi lagu-lagu  dalam Filem Grace Unplugged 2013. atau di sebut dengan  Soundtrack Filem,  berikut Soundtrack Filem Grace Unplugged 2013 




 01 AJ Michalka - All I've Ever Needed

02 AJ Michalka - Desert Song

03 AJ Michalka (with James Denton) - You Never Let Go

04 AJ Michalka - Misunderstood

05 Jamie Grace - Holding On

06 Chris Tomlin - Our God

07 TobyMac - Steal My Show

08 Colton Dixon - In And Out Of Time

09 Nine Lashes - The Void

10 Shawn McDonald - The Space Between Us

11 Luminate - Welcome To Daylight

12 Josh Wilson - Amazing Grace (Instrumental) 


Download Full Album DISINI


Bunda Reinha

Film Dokumenter Bunda Reinha


Sekilas tentang Bunda Reinha

          Pemuda bernama Resiona menemukan sebuah patung di tepi pantai Larantuka, Flores Timur, 500 tahun lalu. Diduga, patung itu berasal dari kapal Portugis yang karam. Tuan Ma, begitu penduduk setempat menyebut patung tersebut. Mereka sangat menghormati Tuan Ma; memuja dan mempersembahkan saji-sajian saat panen.
      Beberapa tahun kemudian Misionaris Katolik masuk ke Larantuka. Warga menunjukkan keberadaan Tuan Ma kepada para Misionaris. Ternyata Tuan Ma yang punya arti Tuan dan Mama adalah Patung Reinh Reinha Rosari. Reinha Rosario dikenal juga sebagai patung Mater Dolorosa atau Bunda Maria Berdukacita atau Mater Misericordia. Sejak itulah Bunda Maria dipercaya sebagai Misionaris pertama di Larantuka.
     Iman dan kepercayaan penduduk Larantuka selama beratus-ratus tahun terlihat dalam ritual devosi yang sangat unik, terutama menjelang Paskah. Film ‘Bunda Reinha’ bukan sekedar menampilkan rekaman ritual keagamaan 'Semana Santa' atau 'Pekan Suci' yang jadi tradisi umat Katolik mengenang perjalanan sengsara, wafat dan bangkitnya Yesus Kristus. Sebuah prosesi bernuansa Portugal yang telah berlangsung selama 500 tahun. 'Bunda Reinha'  memperlihatkan kekayaan budaya Larantuka dan keragaman Indonesia.Filem nya Bisa Download :

DISINI

Sekilas Sejarah Patung Tuan Ma

         Dalam tradisi gereja Katolik di Flores Timur, khusunya di Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, hari Kamis Putih merupakan hari suci untuk melakukan kegiatan “tikan turo” atau menanam tiang-tiang lilin sepanjang jalan raya yang menjadi rute Prosesi Jumat Agung pada keesokan harinya (10/4).
Pada siang hari Kamis Putih itu, Larantuka yang populer dengan sebutan kota Reinha Rosari itu, hening mencekam karena sedang dilakukan kegiatan “tikan turo” oleh para mardomu (semacam panitia kecil yang telah melamar jauh sebelumnya menjadi pelayan) sesuai promesanya (nasar).
           Ketika itu juga, aktivitas di kapela Tuan Ma (Bunda Maria) dimulai dengan upacara “Muda Tuan” (pembukaan peti yang selama setahun ditutup) oleh petugas conferia (sebuah badan organisasi dalam gereja) yang telah diangkat melalui sumpah.
Arca Tuan Ma kemudian dibersihkan dan dimandikan lalu dilengkapi dengan busana perkabungan berupa sehelai mantel warna hitam, ungu atau beludru biru.
         Umat Katolik yang hadir pada saat itu diberi kesempatan untuk berdoa, menyembah, bersujud mohon berkat dan rahmat, kiranya permohonan itu dapat dikabulkan oleh Tuhan Yesus melalui perantaraan Bunda Maria (Per Mariam ad Jesum).
Sesuai tradisi, keturunan raja Larantuka Diaz Vieira Godinho yang membuka pintu Kapela Tuan Ma yang terletak di bibir pantai Larantuka itu.
         Setelah pintu kapela dibuka, umat setempat serta para peziarah Katolik dari berbagai penjuru NTT dan nusantara serta manca negara mulai melakukan kegiatan “cium kaki Tuan Ma dan Tuan Ana” dalam suasana hening dan sakral.
Sejarah Larantuka sendiri, tidak lepas dari kedatangan bangsa Portugis dan Belanda, yang masing-masing membawa misi yang berbeda-beda pula.
       Bangsa Portugis membawa warna tersendiri bagi perkembangan sejarah agama Katolik di Flores Timur, yang meliputi Pulau Adonara, Solor dan juga Lembata yang telah berdiri sendiri menjadi sebuah daerah otonom baru.
        Kala itu, konon, orang Portugis yang membawa seorang penduduk asli Larantuka bernama Resiona (menurut cerita legenda adalah penemu patung Mater Dolorosa atau Bunda Yang Bersedih ketika terdampar di Pantai Larantuka) ke Malaka untuk belajar agama.
          Ketika kembali dari Malaka, Resiona membawa sebuah patung Bunda Maria, alat-alat upacara liturgis dan sebuah badan organisasi yang disebut Conferia, mengadakan politik kawin mawin antara kaum awam Portugis dengan penduduk setempat.
Pada 1665, Raja Ola Adobala dibaptis atau dipermandikan dengan nama Don Fransisco Ola Adobala Diaz Vieira de Godinho yang merupakan tokoh pemrakarsa upacara penyerahan tongkat kerajaan berkepala emas kepada Bunda Maria Reinha Rosari.
           Setelah tongkat kerajaan itu diserahkan kepada Bunda Maria, Larantuka sepenuhnya menjadi kota Reinha dan para raja adalah wakil dan abdi Bunda Maria.
Pada 8 September 1886, Raja Don Lorenzo Usineno II DVG, raja ke-10 Larantuka, menobatkan Bunda Maria sebagai Ratu Kerajaan Larantuka. Sejak itulah, Larantuka disebut dengan sapaan Reinha Rosari.
       Pada 1954, Uskup Larantuka yang pertama, Mgr Gabriel Manek SVD mengadakan upacara penyerahan Diosis Larantuka kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda.
Selama empat abad lebih, tradisi keagamaan tersebut tetap saja melekat dalam sanubari umat Katolik setempat.
Pengembangan agama Katolik di wilayah itu, tidak lepas dari peranan para Raja Larantuka, para misionaris, peranan perkumpulan persaudaraan rasul awam (conferia), dan peranan semua Suku Semana serta perananan para Kakang (Kakang Lewo Pulo) dan para Pou (Suku Lema).
           Contoh ritual yang terus dilakukan tiap tahun hingga saat ini adalah penghayatan agama popular seputar “Semana Santa” dan Prosesi Jumad Agung atau “Sesta Vera”.
Kedua ritual ini dikenal sebagai “anak sejarah nagi” juga sebagai ’gembala tradisi’ di tanah nagi-Larantuka.
Ritual tersebut merupakan suatu masa persiapan hati seluruh umat Katolik secara tapa, silih dan tobat atas semua salah dan dosa, serta suatu devosi rasa syukur atas berkat dan kemurahan Tuhan yang diterima umat dari masa ke masa dalam setiap kehidupannya.
Doa yang didaraskan, pun lagu yang dinyanyikan selama masa ini menggunakan bahasa Portugis dan Latin.
           Semana Santa (masa pekan suci) adalah istilah orang nagi Larantuka mengenai masa puasa 40 hari menjelang hari raya Paskah yang diwarnai dengan kegiatan doa bersama (mengaji) pada kapela-kapela (tori) dan dilaksanakan selama pekan-pekan suci.
Doa bersama Semana Santa diawali pada hari Rabu Abu (permulaan masa puasa) sampai dengan hari Rabu Trewa. Orang nagi Larantuka memaknai masa Semana Santa sebagai masa permenungan, tapa, sili dosa dan tobat yang dimulai dari hari Rabu atau disebut Rabu Trewa sehari menjelang Kamis Putih.
Hari ini merupakan hari penutupan Semana Santa. Selain doa dan mengaji di kapela-kapela, pada sore hari diadakan lamentasi (Ratapan Nabi Yeremia) di gereja Katedral Larantuka.
Lamentasi dilakukan menurut ritus Romawi jaman dahulu. Pada saat ini, Larantuka menjadi “Kota berkabung, sunyi senyap, tenang, jauh dari hingar bingar, konsentrasi pada kesucian batin dan kebersihan hidup.
        Sehari setelah Kamis Putih yang bertepatan dengan pelaksanaan pemilu legislatif pada 9 April 2009, dilanjutkan dengan Prosesi Jumat Agung dalam bentuk perarakan menghantar jenasah Yesus Kristus yang memaknai Yesus sebagai inti, sedangkan Bunda Maria adalah pusat perhatian, Bunda yang bersedih, Bunda yang berduka cita (Mater Dolorosa).
Pada hari Jumat pagi sekitar pukul 10:00 Wita, ritus Tuan Meninu (Arca Yesus) dari Kota Rewido digelar. Setelah berdoa di kapela, Tuan Meninu diarak lewat laut dengan acara yang semarak nan sakral.
              Prosesi laut melawan arus ini berakhir di Pante Kuce, depan istana Raja Larantuka dan selanjutnya diarak untuk ditakhtakan pada armada Tuan Meninu di Pohon Sirih.
Arca Tuan Ma pun diarak dari kapela-Nya menuju Gereja Kathedral. Pada sore hari pukul 15:00 Wita, patung Tuan Missericordia juga diarak dari kapela Missericordia Pante Besar menuju armidanya di Pohon Sirih.
            Dalam pelaksanaannya, perjalanan prosesi mengelilingi Kota Larantuka menyinggahi delapan buah perhentian (armida), yakni Armida Missericordia, Armida Tuan Meninu (armada kota), Armida St. Philipus, Armida Tuan Trewa, Armida Pantekebi, Armida St. Antonius, Armida Kuce dan Armida Desa Lohayong.
Urutan armida ini menggambarkan seluruh kehidupan Yesus Kristus mulai dari ke AllahNya (Missericordia), kehidupan manusiaNya dari masa Bayi (Tuan Meninu), masa remaja (St. Philipus) hingga masa penderitaanNya sambil menghirup dengan tabah dan sabar seluruh isi piala penderitaan sekaligus piala keselamatan umat manusia.
           Pada Sabtu yang dikenal sebagai Sabtu Alleluya, umat Katolik mengarak kembali Tuan Ma dan Tuan Ana dari Gereja Katedral untuk disemayamkan di kapelanya masing-masing. Demikian pun halnya dengan patung Tuan Missericordia dan Tuan Meninu diarak dari armidanya kembali ke kapelanya.
Ketika tibanya Minggu Paskah, dilangsungkan upacara ekaristi di gereja masing-masing. Selesai perayaan ekaristi, patung Maria Alleluya diarak kembali ke kapela Pantekebis setelah pentakhtaan patung Maria Alleluyah, dilakukan sebuah upacara yang disebut “sera punto dama” dari para mardomu pintu Tuan Ma dan Tuan Ana yang lama kepada yang baru.
Tradisi keagamaan di Flores Timur yang sudah berlangsung ratusan tahun itu sampai sekarang masih tetap terus dipertahankan. ****

 



 

NTT's traditional culiner - SEI


Beberapa menit yang lalu, saya memiliki keinginan untuk memperkenalkan makanan tradional favorit daerah asalku NTT yaitu SEI kepada pacarku. namun, berhubung niat untuk mengolah bahasa sendiri tentang SEI dan merangkumkannya sebagai penjelasan kepada pacarku sedang minim, maka dengan senang hati saya pun berniat untuk meng copy-paste saja data mengenai SEI yang sudah ada dari penulis terdahulu yang cinta akan NTT ini. benar saja banyak penjelasan yang saya temukan mengenai SEI saat searching di google. dan saya ambil untuk di forward di sini penjelasan tentang SEI tadi.
heiy pacar....,,,baca nih...
ini loh SEI...kapan2 kita berkunjung ke kampung halaman, saya ajak deh untuk nyicipi..
untuk sekarang cukup dibayangkan dulu yahh...heheheeheeee....
"Sei" Kupang Menggoda Rasa Lidah sampai Australia
Penulis : | Senin, 12 Oktober 2009 | 15:36 WIB



KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA
Hidangan daging sei yang diasapi di Rumah Makan Sei Petra di Jalan Bundaran Peu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/10). Pengunjung rumah makan tersebut dapat menikmati hidangan daging sei, nasi, kuah sei, dan minuman.
Oleh KORNELIS KEWA AMADaging sei begitu populer di kalangan masyarakat Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur umumnya. Daging yang diasapi itu sejak 1986 mulai merasuki rasa lidah dan hasrat sejumlah warga Kota Kupang sampai para tamu dari luar negeri. Sei menjadi makanan khas, bahkan sejak beberapa tahun terakhir dilirik pengusaha dari Australia.

Sei, bahasa daerah Rote, artinya daging yang disayat dalam ukuran kecil memanjang, lalu diasapi dengan bara api sampai matang. Sei adalah makanan khas suku Rote yang kemudian merambah selera masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari tahun 1981 hingga 2006 hanya terdapat satu rumah makan (RM) daging sei di Baun, 25 kilometer (km) arah utara Kota Kupang. Pada tahun 2007 muncul lagi satu RM Sei Petra di Oebufu, Kota Kupang. Warung makan ini setiap hari, dari pukul 09.00 hingga pukul 16.00 Wita, dipadati masyarakat Kota Kupang dan tamu-tamu dari luar.

Pemilik RM Sei Petra, Helda Manafe Pellondou (37), di Kupang, Sabtu (10/10), mengatakan, bahan baku sei biasanya daging babi atau sapi. Namun, mayoritas masyarakat NTT lebih suka mengonsumsi sei babi, maka sei babi menjadi pilihan utama. Mereka menilai lemak daging sapi lebih berbahaya bagi kesehatan dibanding lemak babi.

”Di RM Petra ini setiap hari saya potong tiga ekor babi dengan berat keseluruhan 100 hingga 150 kilogram. Sampai pukul 16.00 Wita, semua daging sei itu terjual habis. Hari Natal dan Tahun Baru, babi yang dibutuhkan sampai 10 ekor, dengan berat masing-masing 40 hingga 70 kilogram,” kata Helda.

Harga satu porsi sei babi dan nasi Rp 12.000, sementara 1 kg sei babi Rp 100.000. Biasanya, para konsumen datang dalam kelompok, dari anak-anak sampai orangtua, dari masyarakat kampung hingga orang berdasi.

Selain makan, mereka juga membeli untuk anggota keluarga di rumah atau oleh-oleh bagi keluarga atau teman di luar NTT. Setiap warga baru selalu kembali dari Kupang membawa oleh-oleh sei itu. Sei itu bertahan sampai tiga hari, tetapi jika dalam alat pembeku bisa bertahan sampai beberapa bulan.

Sei sapi biasanya disediakan khusus CV Aldia yang memiliki tiga toko penjualan sei, termasuk di Bandara Kupang. CV Aldia menyediakan puluhan segmen daging, seperti sei, daging segar, kulit, bakso, tulang, dan jeroan. Aldia tidak menyediakan sei asap dalam jumlah banyak, kecuali daging dan tulang segar. Aldia telah mendapat sertifikat halal dari MUI pada 2007.

Menurut Helda, jumlah tenaga yang dipekerjakan 20 orang, tetapi jumlah itu masih kurang sehingga warung Petra tidak buka sampai malam. Sumber daya pekerja masih rendah, semua urusan, dari belanja bumbu sampai proses pengasapan, pun tetap dikontrol Helda.

”Saya lulusan sekolah kepandaian putri di Kupang, yang antara lain memperkenalkan masakan tradisional dari beberapa daerah, termasuk masakan khas Rote, yakni sei babi atau sapi. Sei ini tidak asing bagi masyarakat Kota Kupang atau masyarakat Rote. Saya hanya meningkatkan dengan memadukan beberapa jenis bumbu dan cara memasaknya,” kata Helda.

Ibu tiga putra ini mengaku masih berkonsentrasi pada RM Petra, sambil mencari peluang membuka warung makan serupa di lokasi lain di Kota Kupang. Setelah sukses di Kupang, ia akan membuka beberapa warung makan sei di kabupaten lain, seperti Kefamenanu, Atambua, Baa, Soe, Ende, Maumere, dan Larantuka.

Selain itu, beberapa pengusaha dari Surabaya memintanya mengirim setiap hari sei babi 50 kg khusus untuk kompleks permukiman China. Demikian pula pengusaha NTT di Batam, mengajaknya membuka warung makan sei di Batam.

Akhir September 2008, Helda didatangi pengusaha dari Australia, setelah sebelumnya orang Australia itu mencicipi sei di RM Petra milik Helda. Pengusaha itu mengajak Helda membuka usaha sei babi di Darwin, tetapi ia berkeberatan. Pengusaha Australia itu kemudian menawarkan kerja sama dengan Helda, yaitu membuka peternakan babi di Kupang. Daging sei yang dikelola atas kerja sama pengusaha Australia itu dikirim ke sejumlah warung makan di Australia. Namun, tawaran itu belum dilayani Helda.

Istri Ande Manafe (40) ini mengatakan, campuran bumbu sama seperti jenis masakan pada umumnya, hanya sei atau babi ditambah madu Timor sehingga terasa lebih gurih, manis, dan lezat. Cara mengasapi sei pun hanya menggunakan kayu kusambi selama 5-9 jam.

Anton Nope (33), pekerja di RM Sei Baun, mengatakan, tiap hari RM Sei Baun memotong 16 ekor babi dengan berat 30-70 kg per ekor. Masakan RM Sei Baun sebagian besar dikirim ke pelanggannya yang memesan, termasuk warga di Surabaya.

”Orang mengatakan sei itu dibakar, tetapi sesungguhnya diasapi sehingga rasanya gurih, lezat, dan nikmat,” kata Nope.
Sumber :
Kompas Cetak

Puisi : Tuhanlah Jawaban

Ini adalah hasil Pencurian kedua ku hari ini. lagi-lagi aku curi dari blog Pacarku..
Puisi asli, KW 1 buatan my darling :D :D
Monggo disimakkkk bro sis...


TUHANLAH JAWABAN

Tanah bs mnjadi
saksi hidup bgiq.
q dpt mncoretkn sgala rhasia diprmukaannya

Namun,
takda respon yg q dpt ktika q sdang brkisah pd tanah.

q bralih pd alam

Wow
alam mnjwab

ksejukannya,mnenangkn utk brkisah,
hmmmn,syahdu rasanya brbicra dgn alam

Tapi
msi ada yg trganjal

q cba utk brbagi dgn sesamaq

woww,
sesamaq mmbrikan jwaban lbh dr alam bri
Hanya sja,q mrasa blum bgtu brbeda
Sesamaq tdk mngerti seutuhnya.
Bhkn kalaupun mngerti,mrka trkesan jau lbh tau dr pribdiq

Akkh!
q tak prcya mrka

mgkin lbh baik jk hnya trsimpan di dlm hati.

Tapi
hatiq tdk skuat itu.

srasa bgtu sesak
ingin meluappp.

q dorong dgn kdua blah tlapak tanganq utk mnahan luapannya

mata pun trut trkatup

brdiam dri utk mncri
scercah kdamaiaan, sbgai tanggul hati

heiy,
ada suara di dlm sni
trdngar sbuah kata

namun masih samar

q bebaskn diri utk dipimpin suara hati

Saat q mrasa bgtu brserah prcaya,kata itu pun trasa smakin nyata

TUHAN,
TUHAN,
Bgitula suara hati brkta

ini aq Tuhan
ini aq dgn sgla ksesakanku

bebaskan aq,
agar q mdpat damai

q tak lg prgi
kpda tanah
pd alam
atw sesama

q akn dtg pdMU

hati trasa bgtu trpulihkan
tak ada lg sesak

snyum q pun mrekah
hati damai,
dan bibir tak brhenti brkata
TRIMAKASIH TUHAN

Kenali Pribadi Diri Anda Lebih Dalam

Tulisan ini saya copas dari akun pacar saya dan saya post di sini (hehehehheheee)
Moga bisa bermanfaat yahh pencurianku kali ini..

>Selamat Membaca<

"Pada dasarnya manusia dilahirkan dengan sifat dan ciri yang berbeda-beda. Perbedaan di masing-masing individu kecap sekali menimbulkan perselisihan dan pergesekan karakter. menyadari hal ini, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu dimana posisi kita dan sifat2 kita secara garis besar dan sifat2 orang2 yang berda di seitar kita. Ketika kita mengerti bagaimana karakter seseorang, pastinya kita pun sidikitnya tahu meminimalisir tindakan atau ucapan kita yang bisa menimbulkan perselisihan dengan orang tersebut.

Dari sekian banyak tipe Kepribadian yang saya temukan di google, penjelasan berikut inilah yang lebih mengena bagi saya untuk mengenal pribadi sesama secara general.

Berikut isi Kutipan Artikel yang saya temukan dari http://mediaonlinenews.com/pengembangan-diri/4...

Check it out Guyssssss.....
U should Read This!!!!!!!!!!!!

Menurut Buku Personality Plus karangan Florence Littauer ada beberapa sifat atau karakter manusia. Nah, mungkin dengan mengenal sifat ini maka kita bisa mengenali diri kita sendiri untuk selanjutnya memahami watak orang lain di sekitar kita.

Menurut Littauer, sifat dan watak manusia itu ada empat macam. Pertama, Koleris (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur). Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain). Ketiga, melankolis (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya). Keempat, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).

Nah ini cara sederhana memahami keempat watak dasar manusia itu :


KOLERIS

Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar bukan dengan cara orang lain. Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Koleris ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.

tambahan dari saya: tipe koleris adalah tipe yang cenderung perfectionist dalam melakukan suatu pekerjaan. tipe2 seperti ini umumya bisa kita jumpai pada pribadi seorang pemimpin. sifat bossy seolah melekat di diri individu ini.

SANGUIN
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya ? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu. Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.

:) Tambahan dari saya: Sanguin ini adalah orang yang ceria. yang dalam menghadapi suatu permasalahan dengan senyuman (seolah tidak terasa sebagai beban) atau bisa dikatakan orangnya sangat easy going, tidak mau menganggap terlalu serius suatu permasalahan.

MELANKOLIS
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolis akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi dan charming.

PLEGMATIS
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian. Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.

:) Tambahan dari saya sebagai orang yang plegma: kelemahan yang saya rasakan, saya memang kurang termotivasi untuk melakukan hal-hal yang baru. Sanagat memerlukan seseorang lain untuk melakukan tugas itu untuk ku (memotivasi diriku). ketika merasa sangat bersemangat maka pada saat itu memang saya sangat bersemangat mengerjakannya, namun setelah beberapa saat menjelang, semangat itu pun bisa luntur dan saya memerlukan orang lain lg untuk memotivasi saya.
Saya juga orang yang cukup santai dalam menghadapi segala sesuatu,dalam artian saya bukan orang yang panikan jg. cenderung flat lah expresinya. dan saya orang yang sangat tidak mau untuk direpotkan, untuk itu sebisa mungkin saya juga tidak merepotkan orang lain.

Bagaimana dengan Anda?
Termasuk Pribadi yang manakah Anda?????????

:)

Kalau saya menyimpulkan, saya itu......,sekitar 65 % Plegmatis, Sekitar 20% melankolis, dan sisanya tipe Sanguin dan Koleris...

Semoga dengan ini, kita jadi lebih mengerti sekitar kita, agar perselisihan antar sesama bisa terhindarkan..

Senyummmmmm Semangatttt Guuuyyyyyysssssssss

:) :) :)